Monday, June 17, 2013

Hati yang hilang. Khalas!

Assalamualaikum dear blog.

Laaaaaaaaaaaaaaaaaamaaaaaaaaaaaa kan saya tak update blog nih?

Dah tahu dah punca dia, saya kehilangan hati. Hati yang hidup diterangi iman yang bisa menyuluh hati manusia lain.

Sungguh, sampai sekarang saya masih lagi mencari hati yang lama itu. Hati yang sentiasa teruja mencari Cinta Allah Al-Wadood. Hati yang mempunyai IMPIAN BESAR untuk menyebarkan CINTA ALLAH SWT. Hati yang sentiasa terpaut pada Allah SWT dalam melihat apa pun.

Mengapakah? Mungkin Cinta yang kusangka kerana Allah bukan sebenar2nya kerana Allah? Tidak ikhlas? Meremang mendengar kenyataan orang yang tidak ikhlas.

1- Ikhlas ialah mengkhususkan tujuan semata perbuatan kepada Allah SWT semata-mata. Pengkhususan ini menharuskan tujuan perbuatan itu hanya untuk-Nya bukan yang lain.

2- Ikhlas adalah melupakan pandangan manusia hingga kita hanya melihat Yang Maha Pencipta saja. Orang yang menangis kerana takut Allah swt memberikan infak atau mengerjakan solat di tengah ribuan bahkan jutaan orang akan tetap ikhlas kerana ia tidak mengharap pandangan manusia tadi. Ia hanya melihat Allah swt semata-mata.

3- Ikhlas tidak diertikan dengan tidak memaksudkan perbuatan agar disaksikan orang namun memaksudkan agar dilihat Allah swt. Kita tidak memerlukan orang untuk menyaksikan solat, tangis atau haji kita yang mungkin sudah enam kali demikian pula jihad kita, bahkan mungkin jilbab kita yang lebar.

Allah SWT berfirman :

وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيداً

Dan cukuplah Allah sebagai saksi. (AlFath:28)

Pada suatu hari datang seorang lelaki kepada Rasulullah SAW dan bertanya: "Wahai Rasul apa pendapat anda tentang seorang lelaki yang keluar (berjihad di jalan Allah SWT) mencari pahala dan dzikru, maka apa yang akan dia peroleh? Nabi saw bersabda: "tidak ada sesuatu baginya"

Az-dzikru adalah keinginan agar ia diingat manusia sebagai seorang yang paling berani.

Lelaki itu bertanya lagi: "Wahai Rasulullah apa pendapatmu jika aku keluar berperang mencari pahala dan kemasyuran?" Pertanyaan ini diulang hingga tiga kali. Rasulullah SAW bersabda: "Tidak ada sesuatu baginya". Lelaki itu bertanya kembali, "tidak ada satu baginya?" Kemudian Rasulullah saw bersabda, " Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali yang ikhlas dan dengan mecari keredhaanNya"

[HR an-Nasai']

T______________T' hati itu.. sebenarnya banyak kali saya jumpa balik.. tapi tiada usaha utnuk menjaganya dan menghargainya..

Pemergian dia bukan satu asbab untuk futur!! Khalas. Ikhlas se'khalas'nya!!

 

Sunday, January 27, 2013

fullstop.

Rupanya untuk berkorban di jalan Tuhan,
bukan semudah menjaja kata pada manusia.
Rupanya untuk mengejar cinta Tuhan,
bukan sekadar menolak mahabbah enteng manusia.
Rupanya untuk aku mencari Tuhan,
bukan selalu latar dunia gembira.

#kopi and pasta from FB

fullstop.








Sunday, January 6, 2013

Aku harus belajar untuk sabar

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasihani

Kelas pukul lapan, pukul 7 pagi baru bangun.
Kelaps pukul lapan, pukul 7 baru nak pergi mandi.
Kelas pukul lapan, pukul 7.50 baru nak keluar rumah.
Kelas pukul lapan, pukul lapan depan gate uni.

Pernah berada dalam situasi berkenaan? Agak-agak apa yang antum buat dalam keadaan demikian?
Berlari tak ingat dunia kan?? Orang tengok pun terpacul perkataan, "Kalutlah minah tuh.."

Huhu, Kalut, gopoh, gelabah sinonimlah tuh.. Dan semua tuh dah biasa disandarkan pada diri saya. Seriesly, dan saya tak kisah.. Walaupun berapa ramai dah 'perghli' teruk atau pandang buat muka pada saya.. Ingat lagi dekat sekolah, selalu ponteng daripada jadi orang yang kena berdiri dekat depan sebab datang lambat dengan masuk bilik guru sebab nak edarkan surat khabar utk cikgu2 ^^ Huhu. Menyalah gunakan kuasa. astaghfirullah.. Tapi.. Lama-lama.. saya dapat rasakan 'GOPOH' saya ni, tak baik untuk kesihatan manusia sejagat. Yelah, kita kata nak bangunkan ummah.. Dan nak membangunkan Islam itu bukanlah meletakkan batu bata pada binaan itu dengan cincai main letak jer.. Kena teliti agar acuannya, ukurannya, tetap sama dengan batu yang di bawah.. Kalau tidak, bangunan itu boleh condong dan akhirnya jatuh tersembam di bumi.. Kalau jatuh tak berkecai tak apa, kalau berkecai, jenuh kita nak bina balik batu bata kita kembali daripada kosong.. Faham ke perumpamaan batu bata nih?

Gopoh dalam bahasa arabnya isti'jal. Dr MAZA mengatakan isti'jal juga bermaksud berlumba-lumba melakukan kebaikan. Dalam kamus dakwi pula, isti'jal bermaksud

"keinginan untuk mengubah kondisi atau realita kehidupan kaum muslimin dalam waktu singkat tanpa memperhatikan akibatnya, dampak yang ditimbulkan sesudahnya, situasi dan kondisinya, serta persiapan yang matang dengan segala metodenya."
Hakikatnya, jika kita sudah dipersiapkan dengan kefahaman yang matang sesuai dengan keadaan maka gopoh itu perlu (read: REACTIVE)..

"Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaum-mu wahai Musa. Berkata Musa; Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepada-Mu ya Rabb-ku supaya Engkau redha (padaku)" - (Toha:83-84)

Tapi hakikatnya, agama tak mahu kita gopoh seperti tercatat dalam hadis:

Dari Ibnu Mas'ud r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Sukakah engkau semua saya beritahu tentang siapakah orang yang diharapkan masuk neraka atau kepada siapakah neraka itu diharamkan memakannya? Neraka itu diharamkan untuk orang yang dekat pada orang banyak - yakni baik dalam bergaul, lemah-lembut, berhati tenang - tidak gelabah dalam menghadapi sesuatu -serta bersikap mudah - yakni gampang dimintai pertolongan."

Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.
(RIyadhussalihin; hadis640)


Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Apabila shalat telah diiqamati - yakni telah dibacakan iqamat, maka janganlah engkau semua mendatanginya sambil berlari-lari. Tetapi datangilah itu sambil berjalan dan hendaklah engkau semua selalu bersikap pelan-pelan - tidak tergesa-gesa karena takut ketinggalan. Maka dari itu manasaja rakaat yang engkau semua dapati, ikutlah bersembahyang berjamaah sedang yang terlambat, maka sempurnakanlah - setelah imam
bersalam." (Muttafaq 'alaih)

Tak sabar tak boleh jadi pejuang


Allah boleh memberi menang dengan mudah tapi Allah nak membezakan antara mujahideen dengan mereka yang tak sabar. Mujahid mereka sabar meneruskan perjuangan, mati syahid hidup menang.

"Dan jangan sekali-kali engkau menyangka orang-orang yang terbunuh (yang gugur Syahid) pada jalan Allah itu mati, (mereka tidak mati) bahkan mereka adalah hidup (secara istimewa) di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki;" (3:169)

Maka bersabarlah wahai diri,..


"Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk;" (2:45)

p/s: alhamdulillah, air mata itu juga penawar :)

Saturday, June 30, 2012

Preparing for Ramadhan

Assalamualaikum wbt.

Dah lamanya tak menulis di 'JALAN' ni..
Habuk sangat dah ni, bersin-bersin dah nak menulis.

Kenapa nak sangat menulis balik ni setelah sekian lama wahai Farah Wahida?


Tahu tak perasaan apabila perasaan kita tertahan dan tak diluahkan.. I have it alot most of the time as i dont know how to express myself most of the time. TETTT~

Actually what's more in my mind is that, Allah The All Knowing had implanted some ideas or fikrah that i think i should spread it, however i usually suppress it, thinking that im not the person to tell people. again tett~ 

That's excuses. What ever the reason, the MAIN MOST IMPORTANT reason is for HIM and only HIM to see that by this way i am appreciating all HIS nikmat (gifts). That's going to produce istiqamah, insyaAllah :)

Talking about istiqamah, i just made a poster what i want to have inside me after this summer. What i want this summer to change me...


huhu. i am not a pro so this is what i could only manage, as long it sends out my message. hope so. 

Farah Wahida, even you make a poster, it doesn't ensures you'll change. What's more important is you yourself.. 

Know that.. You know, i just watched a video that really knocks me not that hard but take me softly inside.. (T.T) insaf~



To attend an OSEM race, you have to start the preparations early. You can't jump into a race without preparations, you'll get shocked. Your muscle will suddenly feel pain (due to muscle cramps) and what you're only able to do is walk slowly through out the race. 

Now, you don't want to move slowly in this race rite? Its gonna be too bad because HE has prepared for you many gifts and vouchers through out the course for those who wants to grab it. We can't grab much if we walk too slow. Haha.. I bet you got the point heart as you watched the video. InsyaAllah, pray, cleanse your heart this Sya'aban and you'll enter Ramadhan with His bless and graduate with taqwa.. InsyaAllah! 

Allahumma bariklana fi rajab wa sya'ban, wa balighna ramadhan~


actually intended to write about what happens today, but eventually Ramadhan attracts my heart more. Allah let me be your humble servant and patience be my characters. Let me be pleased with anything you give me on this 'Ardhul Kinanah'... Allah. Allah. Allah~




Saturday, May 5, 2012

Strengthening our memory

Some ways of strengthening one's memory include: 
1) Keeping away from sin, because the bad effects of sin result in a bad memory and the inability to retain knowledge. 
2) Frequently remembering Allaah, may He be glorified, by reciting dhikr, tasbeeh (saying 'Subhan Allaah'),tahmeed ('Al-hamdu Lillaah'), tahleel ('Laa ilaaha ill-Allaah') and takbeer ('Allaahu akbar'), etc.

 Allah says (interpretation of the meaning): "...And remember your Lord when you forget..." [al-Kahf 18:24]

3) Not eating too much, because eating too much makes one sleep too much and become lazy, and it dulls the senses, besides exposing one to the risk of physical diseases. Most of the diseases which we see result from food and drink. Some of the scholars have mentioned certain foods which increase the memory, such as drinking honey and eating raisins and chewing certain kinds of gum resin.
4) Another thing that can help the memory and reduce forgetfulness is cupping (hijaamah) of the head, as is well known from experience. 

(For more information see Al-Tibb al-Nabawi by Ibn al-Qayyim). And Allaah knows best. .

Interesting video :) may it be beneficial. 






Wednesday, March 14, 2012

Menangislah

Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan takut (kepada musuh) dan (dengan merasai) kelaparan, dan (dengan berlakunya) kekurangan dari harta benda dan jiwa serta hasil tanaman. Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar: (Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan, mereka berkata: Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali.” Surah Al-Baqarah ayat 155-156.

http://langitilahi.com/7563

its okay im always being left out but its not okay to be left out without reasons. Think! Think! Think! That's what you call muhasabah..